2008 Des 23
Pehian atawa Purian (Artocarpus rigidus)
oleh
syam
at
10:38
1 komentar
rubrik biodiversity, faunaflora, nature
2008 Jan 22
Heliocopris dominus a.k.a Kumbang Kotoran
This beetle belongs to the genus of Heliocopris, which are very powerful dung beetles. The head is perfectly designed for digging. It's found in West Java, Indonesia.
Syam's Photo Galery
oleh
syam
at
17:21
2
komentar
rubrik animal, beetles, biodiversity
2007 Sep 29
Consumer Consequences: Edu-vironment Games

The environment awareness could be learned from many kinds of medias. And some kinds of them were the interactive games.
One of the interactive games we could find was “Consumer Consequences" Game produced by The American Public Media.
This game would show us how could be our consuming life style influences the other people’s life.
We would play this consumer game as same as what we were doing on our real life. And we could observe from that, how the earth could take it and kept all 6,6 billion of human being stayed alive by our consumer life style.
Let's learn from this constructive environmental game.
oleh
syam
at
09:12
0
komentar
rubrik environment awareness
EarthRights International: Stop Violence in Burma
Photo copyright REUTERS
EarthRights International have created a petition to urge Chevron Corporation to use its influence to help stop the violence in Burma.
Learn more about EarthRights International's views
A group of Burmese Activist Stage A Protest Demonstration Against India Government's Ignorance over Current Development in Burma Democracy Movement.
It is time to support Burma Democracy Movement. No more chance for Barbaric Military Regime.
Tell Chevron To Use Its Influence To Stop the Violence in Burma. SIGN EARTHRIGHT INTERNATIONAL's PETITION
oleh
syam
at
07:47
0
komentar
rubrik Oil Conflict, Petition, Volunteering
2007 Sep 26
Angka Merah Raport Industri Indonesia

Kantor berita Antara, baru saja merilis sebuah laporan tentang hasil survey Asian Corporate Governance Association (Asosiasi Pengelola Perusahaan Asia), sebuah asosiasi yang berpusat di Singapura.
Hasil survey asosiasi yang beranggota 582 perusahaan di Asia ini menyebutkan bahwa secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan di Asia mendapatkan nilai buruk untuk survey kesadaran mengenai "lingkungan yang bersih dan hijau".
Bagaimana perusahaan atau industri di Indonesia?
"Perusahaan Indonesia mendapatkan nilai rendah dalam hal kesadaran lingkungan dibandingkan dengan beberapa perusahaan yang ada di Asia." [Sumber]
Mmm... Laporan ini tentu tidak mengejutkan bukan?
oleh
syam
at
06:24
1 komentar
rubrik industri, pencemaran
2007 Sep 25
International Wildbird Photographer Awards 2007

Info singkat yang mungkin menyenangkan bagi anda yang menyukai fotografi alam bebas. Ajang "International Wildbird Photographer Awards 2007" sudah digelar dan berlangsung hingga tanggal 31 Oktober 2007.
Ajang ini terbagi dalam beberapa kategori (Categories), yakni:
- BIRDS IN BRITAIN
- BIRDS OF THE WORLD
- BIRDS IN FLIGHT
- BIRD BEHAVIOUR
- BIRDS IN THE LANDSCAPE
- BEST AMATEUR
- BEST DIGISCOPED IMAGE
- BEST PORTFOLIO
Informasi lebih lanjut dapat di baca di
http://www.photocom petitions. com/2007/ international- wildbird- photographer- awards-2007/
oleh
syam
at
06:58
1 komentar
rubrik info singkat
2007 Sep 19
Ibu-Ibu Kembali Ke Biofuel

Harian Kompas, Senin (17 September 2007) silam, menurunkan berita salah satu kiat para ibu di Tanggerang dalam menyiasati kenaikan harga bahan pokok. Salah satunya adalah pada substitusi bahan bakar. Kelangkaan dan tingginya harga bahan bakar yang selama ini mereka pakai --minyak tanah--, membuat mereka berpaling ke jenis bahan bakar lain.
Di tengah suara-suara dari congor para pemimpin dan kaum penggiat lingkungan yang menyerukan "gunakan biofuel!", para ibu di Tanggerang menjatuhkan hatinya pada gerakan "kembali ke kayu bakar". Bukankah kayu bakar yang dalam sebutan kerennya dapat disebut "biomassa" adalah jenis bahan bakar nabati (biofuel)?
Selain itu, tentu bahan bakar --yang tak pernah dikenai subsidi pemerintah-- ini, harganya jelas lebih murah. Kompas menyebutkan salah seorang ibu hanya menghabiskan biaya sebesar Rp 20.000,- untuk membeli segerobak kayu bakar. Disebut pula, sang ibu masih membeli 2 liter minyak tanah yang digunakan sebagai penyulut api.
Entah dari mana kayu-kayu bakar itu didatangkan. Bisa saja dari sisa proyek-proyek konstruksi. Kalau begitu, sudah betul pilihan para ibu Tanggerang. Pertama memilih biofuel, kedua menerapkan konsep daur-ulang. :-D
oleh
syam
at
04:45
0
komentar
rubrik biofuel
.jpg)
